Perbedaan antara audio profesional dan audio rumahan

Audio profesional umumnya merujuk pada audio yang digunakan di tempat hiburan profesional seperti aula dansa, ruang KTV, teater, ruang konferensi, dan stadion. Speaker profesional memiliki sensitivitas tinggi, tekanan suara tinggi, intensitas yang baik, dan daya penerimaan yang besar. Jadi, apa saja komponen peralatan speaker profesional?

Struktur peralatan audio profesional: peralatan audio profesional terdiri dari mixer monitor; mixer penguat daya; mixer portabel; penambah daya; mikrofon dinamis; mikrofon kondensor; mikrofon nirkabel; speaker; speaker monitor; speaker penguat daya; subwoofer ultra-rendah; equalizer; reverberator; effector; delayer; kompresor; limiter; crossover; noise gate; pemutar CD; perekam dek; pemutar video disc; proyektor; tuner; pemutar lagu; headphone, dll. Banyak perangkat yang membentuknya.

Perbedaan antara audio profesional dan audio rumahan

Terdapat banyak jenis pengeras suara: menurut metode konversi energinya, dapat dibagi menjadi listrik, elektromagnetik, piezoelektrik, digital, dll.; menurut struktur diafragmanya, dapat dibagi menjadi kerucut tunggal, kerucut komposit, klakson komposit, dan berbagai jenis poros lainnya; menurut diafragmanya, dapat dibagi menjadi tipe kerucut, tipe kubah, tipe datar, tipe sabuk, dll.; menurut frekuensi pemutarannya, dapat dibagi menjadi pengeras suara frekuensi tinggi, frekuensi menengah, frekuensi rendah, dan pita penuh; menurut metode rangkaian magnetiknya, dapat dibagi menjadi tipe magnet eksternal, tipe magnet internal, tipe rangkaian magnet ganda, dan tipe terlindung; menurut sifat rangkaian magnetiknya, dapat dibagi menjadi magnet ferit, magnet neodymium boron, dan pengeras suara magnet AlNiCo; menurut data diafragmanya, dapat dibagi menjadi pengeras suara kertas dan non-kerucut, dll.

Kabinet digunakan untuk menghilangkan korsleting akustik pada unit speaker, menahan resonansi akustiknya, memperluas bidang respons frekuensinya, dan mengurangi distorsi. Struktur bentuk kabinet speaker dibagi menjadi tipe rak buku dan tipe lantai, serta tipe vertikal dan tipe horizontal. Struktur internal kotak memiliki berbagai metode seperti tertutup, terbalik, band-pass, kerucut kertas kosong, labirin, penggerak simetris, dan tipe klakson. Yang paling banyak digunakan adalah tertutup, terbalik, dan band-pass.

Crossover memiliki perbedaan antara pembagi frekuensi daya dan pembagi frekuensi elektronik. Fungsi utama keduanya adalah pemotongan pita frekuensi, koreksi karakteristik amplitudo-frekuensi dan karakteristik fase-frekuensi, kompensasi impedansi, dan atenuasi. Pembagi daya, juga dikenal sebagai pembagi pasca-pasif, membagi frekuensi setelah penguat daya. Komponen utamanya terdiri dari komponen pasif seperti induktor, resistor, kapasitor, dan komponen pasif lainnya untuk membentuk jaringan filter, dan mengirimkan sinyal audio dari setiap pita frekuensi ke speaker pada pita frekuensi yang sesuai untuk reproduksi. Karakteristiknya adalah biaya rendah, struktur sederhana, cocok untuk amatir, tetapi kekurangannya adalah rugi penyisipan yang besar, daya rendah, dan karakteristik transien yang buruk.

Perbedaan antara audio profesional dan audio rumahan: Secara singkat, perbedaan antara audio profesional dan audio rumahan adalah: audio profesional umumnya merujuk pada tempat hiburan profesional seperti aula dansa, ruang KTV, teater, ruang konferensi, dan stadion. Tempat yang berbeda, kebutuhan yang berbeda untuk pergerakan dan statis, serta berbagai faktor seperti ukuran tempat, membutuhkan solusi sistem suara yang berbeda pula. Audio profesional umumnya memiliki sensitivitas tinggi, tekanan suara pemutaran yang tinggi, kekuatan yang baik, dan daya penerimaan yang besar. Dibandingkan dengan audio rumahan, kualitas suaranya lebih keras dan penampilannya tidak terlalu mewah. Namun, kinerja speaker monitor lebih mendekati audio rumahan, dan penampilannya umumnya lebih indah dan elegan, sehingga jenis speaker monitor ini sering digunakan dalam sistem audio Hi-Fi rumahan.

Peralatan audio rumah:

1. Sumber audio: Asal mula gerakan ini. Sumber audio umum dalam sistem audio rumahan meliputi perekam kaset, pemutar CD, pemutar LD, pemutar VCD, dan pemutar DVD.

2. Peralatan ekspansi: Untuk menggunakan speaker berdaya tinggi guna menghasilkan suara, sinyal keluaran dari sumber audio umumnya perlu ditingkatkan dayanya. Peralatan ekspansi yang umum digunakan saat ini adalah amplifier AV, yang umumnya berupa amplifier transistor, tetapi sekarang beberapa penggemar juga menyukai amplifier tabung.

3. Peralatan reproduksi suara: Speaker, yang kinerjanya akan secara langsung memengaruhi kualitas suara.

4. Jalur penghubung: termasuk jalur penghubung dari sumber audio ke penguat daya dan jalur penghubung dari penguat daya ke speaker.

Perbedaan kualitas suara:

Kualitas suara speaker sangat penting. Kualitas suara menentukan pengaruh musik terhadap tubuh dan pikiran manusia. Para leluhur sangat menghargai: memerintah negara dengan tata krama dan musik berarti menggunakan kualitas suara dan musik yang baik untuk mendidik temperamen masyarakat dan membuat tubuh, pikiran, dan jiwa mencapai keadaan harmonis, sehingga kesehatan tubuh dan pikiran seseorang akan meningkat bersamaan. Oleh karena itu, kualitas suara sama pentingnya dengan kesehatan tubuh.

Kualitas suara yang baik memberikan perasaan empati kepada orang-orang. Perasaan ini adalah sentuhan dari lubuk jiwa, dari bagian terdalam diri manusia. Rasanya seperti kasih sayang seorang ibu kepada anak-anaknya, yang melembutkan segalanya. Sunyi, tetapi nyata. Hanya satu suara saja yang mampu mengguncang jiwa.

Tujuan utama sistem audio rumah adalah untuk mendapatkan fungsi mendengarkan yang ideal, seperti fungsi suara bioskop di rumah. Namun, rumah berbeda dengan bioskop, sehingga membutuhkan akustik yang berbeda untuk berbagai jenis suara. Musik pop, musik klasik, musik ringan, dan lain-lain perlu direproduksi dengan baik, dan dibutuhkan rasa kehadiran dengan efek suara untuk menonton film.


Waktu posting: 30 September 2021